LADY GAGA LIRIK BELANDA


Siapa tak kenal LADY GAGA? Penyanyi asal Amerika yang melejit dengan gaya-gayanya yang super nyentrik ini menjadi terkenal setelah merilis album debutnya The Fame (2008), yang sukses baik secara kritik maupun komersial dan meraih popularitas internasional dengan singleJust Dance” dan “Poker Face“. Album ini mencapai nomor satu di tangga album enam negara, menduduki puncak tangga lagu Billboard Dance/Electronic Albums sekaligus memuncak pada nomor dua di tangga lagu Billboard 200 di Amerika Serikat dan mencapai posisi sepuluh besar di seluruh dunia.

Kalau kita telaah bersama, selain memang dari lagu-lagunya yang fenomenal, hal pokok yang selalu melekat diingatan publik tentang Lady Gaga adalah gayanya dalam berbusana. Ya, Lady Gaga memang memiliki selera fashion yang kepalang liar dan berani. Baju-baju yang ia kenakan untuk showtour bahkan bepergianpun memang tidak bisa disamakan dengan orang lain. Dan tentunya, perlu keberanian besar untuk meniru fashion ala Lady Gaga ini.

Umumnya,

kalau sudah bicara Fashion, kita kerap sulit beranjak dari negara kelahirannya yakni, Paris. Bagaimana tidak, sejak tahun 1900-an hingga kini, dressmakers handal hampir semuanya berasal dari Paris.

Disamping itu pula, nama-nama top brand fashion seperti Chanel, Dior, Louis Vuitton, Yves Saint Laurent dan lainnya memang berasal dari Paris dan sudah mendunia dikenakan dari kaum bangsawan, konglomerat, pebisnis hingga socialite. 

Hal ini jelas makin menebalkan perspektif publik yang awam mengenai panduan fashion adalah Paris. Namun, seiring dengan globalisasi, bangsa-bangsa lain nampaknya tak mau kalau bersaing dengan Perancis, kini hampir semua kota-kota metropolitan di hampir seluruh dunia berlomba-lomba untuk memperkenalkan fashion ala negara mereka, biasanya cerminan dari fashion setiap negara merupakan padu padan dari busana tradisional atau kultur negara tersebuut dengan trend fashion yang saat itu sedang berkembang.

Tak usah jauh-jauh, 23 Februari lalu, panggung Indonesia Fashion Week ramai dipenuhi oleh karya-karya dari rancangan para designer kreatif Indonesia yang memamerkan fashion ala Indonesia, fashion yang kerap akrab dengan sentuhan batik dan kebaya yang mencirikan Indonesia yang tetap berbudaya dengan nuansa modern.

Selain negara kita, ternyata negara yang terkenal dengan keindahan bunga-bunga tulip dan kincir anginnya pun tak mau tinggal diam, belum lama ini, Internal Sublime Magazine menganugerahi Amsterdam International Fashion Week (AIFW) sebagai Best International Fashion Week, karena dianggap sebagai the greenest fashion event, lantaran sukses mendorong serta merangkul ratusan desainer berbakat diseluruh dunia untuk menyelaraskan etika industri fashion dengan pertimbangan untuk lingkungan yang diwujudkan dengan penyelanggaran The Green Fashion Competition yang diselenggarakan oleh Amsterdam Fashion Week (AFW) dan the Dutch ministry of Economic Affairs, Agriculture and Innovation.

Kreatifitas warga Belanda dalam dunia fashion jelas bisa dibuktikan tidak kalah dengan karya-karya desainer dari Paris, terbukti dari kecintaan ratu fashion unik, Lady Gaga yang jatuh hati dengan rancangan desainer kenamaan Belanda, Jan Taminiau dalam video klipnya “You and I”

Perpaduan sifon, mawar, leather dan golden nails yang terkemas dengan sempurna ditangan Jan Taminiau tidak hanya berhasil membuat Lady Gaga jatuh hati, namun juga menuai banyak respon positif dari para pengamat fashion dunia.

Inovasi warga Belanda benar-benar tidak mau berhenti meskipun sudah diakui oleh Lady Gaga, dan jajaran selebritis hollywood lainnya, hal ini dibuktikan dari  Netherlands Institute for Innovative Ocular Surgery yang mengembangkan bentuk perhiasan pada organ tubuh manusia yang selama ini dianggap paling penting dalam proses interaksi sosial, yaitu mata. Produk inovatif ini disebut dengan CEI (Cosmetic Extraocular Implant).

CEI ditanam di bawah konjungtiva mata, dan diklaim   tidak menimbulkan efek pada kemampuan penglihatan pemakainya. Selain itu produk ini terbuat dari bahan yang tidak akan mengiritasi mata dan dapat dibentuk sesuai dengan keinginan si pemakainya. Pemasangan perhiasan ini pun cukup unik, karena metode anestesi/pembiusan yang digunakan adalah menggunakan bius tetes (hanya digunakan pada organ mata).

Kalau Anda sudah membaca hingga kalimat ini, bisa jadi anda juga berpikir yang sama seperti saya, Belanda kini sedang merangkak menuju singgasana negara adidaya, dengan merambah ke sektor-sektor Industri Kreatif yang berhasil mencengangkan mata dunia.

Sumber:

http://www.euro-poi.com/amsterdam-fashion-week-netherland-117.html

http://www.niioc.nlcei-eng.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_fashion_design

http://theglobalherald.com/jan-taminiau-couture-features-in-lady-gaga-video-you-and-i/23515/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s